Minggu, 05 Juni 2016

Jenis-Jenis Layanan pada Server Beserta Fungsinya

Saat ini banyak orang yang menggunakan jaringan komputer sebagai media untuk bekerja, bahkan dalam Instansi Pemerintahan, Sekolah, dan Universitas. Oleh karena itu, muncul istilah tentang Administrasi Server.

Server
Server (sumber: altera.com)

Administrasi Server adalah pengontrolan atau pengelolaan akses terhadap jaringan dan sumber daya yang terdapat di dalamnya. Administrasi itu sendiri merupakan suatu hal yang berhubungan dengan pengelolaan, pemberian jasa atau bantuan, dan pelayanan. Sedangkan Server adalah suatu bagian terpenting dari sebuah jaringan yang bertugas untuk menyediakan layanan yang dibutuhkan oleh client.

Dalam suatu administrasi server terdapat beberapa macam layanan atau service yang telah disediakan server menggunakan arsitektur client/server, seperti DHCP Server, DNS Server, Database Server, Web Server, FTP Server, SSH Server, File Server dan lain-lain. Berikut pengertian beserta fungsi dari layanan-layanan tersebut.

DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol)


DHCP atau Dynamic Host Configuration Protocol adalah sebuah layanan yang memberikan alamat IP secara otomatis kepada komputer yang memintanya (client). Komputer yang memberikan layanan inilah yang disebut DHCP Server. Keuntungan dari layanan DHCP adalah dimana komputer-komputer client tidak perlu lagi untuk mengkonfigurasi IP Address secara manual. DHCP paling sering digunakan didalam jaringan-jaringan yang berskala besar.

DNS (Domain Name System)


DNS atau Domain Name System, adalah sebuah server yang berfungsi menangani translasi penamaan host-host kedalam IP Address, begitu juga sebaliknya dalam menangani translasi dari IP Address ke Hostname/Domain. Contohnya saja, lebih mudah mana mengetikkan alamat ip 173.194.69.94 di browser dibandingkan dengan mengetik domain www.google.com saja? Tentunya lebih mudah mengingat yang www.google.com bukan? Untuk itulah DNS Server dibuat, dimana alamat IP akan diubah menjadi domain, begitu pula sebaliknya.

Web Server


Web Server adalah sebuah sistem yang menyediakan wadah untuk halaman web agar dapat diakses oleh client. Yaitu ketika client mengirimkan permintaan HTTP, maka Web Server akan merespon dengan mengirimkan kode-kode HTML yang akan ditampilkan oleh browser.

Database Server


Database adalah tempat dimana kita meletakkan file-file data yang diperlukan oleh sebuah website ataupun aplikasi. Berhubung pada saat ini hampir seluruh website sudah berwujud dinamis yang pastinya membutuhkan database, maka kita juga memerlukan sebuah Database Server sebagai lanjutan dari Web Server.

FTP (File Transfer Protocol)


FTP atau File Transfer Protocol adalah protokol untuk bertukar file melalui jaringan. FTP sering digunakan untuk mendownload sebuah file dari server maupun untuk mengupload file ke sebuah server (misalnya mengupload konten-konten web ke sebuah webserver).

SSH (Secure Shell)


SSH atau Secure Shell adalah aplikasi jaringan yang berfungsi untuk melakukan komunikasi remote antar komputer. SSH bisa memberikan keamanan karena adanya fasilitas Enkripsi yang mampu membuat integritas dan kerahasiaan data terjaga. SSH menggunakan kriptografi public key untuk melakukan autentifikasi komputer remote dan untuk mengizinkan komputer remote untuk mengautentifikasi user jika diperlukan.

File Server


File Server memberikan layanan berupa penyediaaan file ataupun folder yang dapat diakses bersama-sama oleh para pengguna di dalam suatu jaringan. File Server sering juga disebut sebagai sistem File Sharing.

Mail Server


Mail Server adalah sebuah aplikasi yang menerima e-mail dari pengguna lokal (dari domain yang sama) maupun pengirim remote dari jaringan lain (internet). Selain itu Mail Server juga mampu mem-forward e-mail tersebut ke Mail Server lainnya untuk dikirim. Intinya Mail Server adalah yang melayani para user dalam proses pengiriman dan penerimaan e-mail seperti halnya kantor pos.

VPN (Virtual Private Server)


VPN, atau singkatan dari Virtual Private Network, merupakan sebuah teknik dimana kalian dapat mengakses jaringan lokal melalui Internet dengan teknologi tunneling. Ini merupakan solusi mudah koneksi private melalui jaringan publik pada masa mobilitas tinggi seperti saat ini. Koneksi dari VPN itu sendiri bersifat virtual. Mengapa disebut demikian ? Karena pada dasarnya jaringan ini tidak ada secara fisik, ia hanya berupa jaringan virtual saja. Dan mengapa disebut private karena jaringan ini memang merupakan jaringan yang sifatnya pribadi yang tidak semua orang bisa mengaksesnya.

Proxy Server


Proxy merupakan sebuah komponen penting yang wajib ada di dalam sebuah jaringan. Kemampuannya yang dapat meningkatkan keamanan, menghemat bandwidth, dan juga dapat memfilter paket-paket yang tidak diinginkan sangatlah penting untuk meningkatkan efisiensi keamanan jaringan. Proxy berada di tengah-tengah antara klien dan internet yang memeriksa semua paket yang lewat dan mengeksekusinya sesuai dengan daftar akses kontrol yang ada pada file konfigurasinya.

NTP (Network Time Protocol)


NTP adalah singkatan dari Network Time Protocol, sebuah protocol untuk meng-sinkron-kan sistem waktu (clock) pada komputer terhadap sumber yang akurat, melalui jaringan intranet atau internet. Sedangkan NTP Server sendiri adalah sebuah server yang mensinkron-kan waktunya terhadap sumber waktu akurat, dan mentransmisikan paket informasi waktu kepada komputer client yang meminta.

Sabtu, 04 Juni 2016

14 Perintah Dasar Command Prompt yang Sering Digunakan

Bagi pengguna Windows mungkin sudah tidak asing lagi dengan commmand prompt atau biasa disebut cmd. Dikutip dari Wikipedia, Command Prompt adalah command-line-interpreter yang disediakan Microsoft pada sistem operasi Windows miliknya. Ini seperti Terminal pada os Linux.

Command Prompt

Apa fungsinya? Pertama, kita bisa meng-handle beberapa masalah saat versi grafis/GUI pada Windows sedang bermasalah. Kedua, kita juga bisa mengeksekusi sebuah perintah dengan cepat menggunakan cmd, selain itu cmd juga ringan. Oke sudah cukup penjelasan singkatnya langsung saja, berikut adalah perintah-perintah dasar pada command prompt/cmd.exe yang sering digunakan beserta fungsinya.

md


Fungsi : membuat direktori atau folder baru.
Contoh :
  • md \tugas (membuat folder baru bernama tugas)
  • md \tugas\pr (membuat folder baru bernama tugas dan didalam folder tugas akan dibuat folder bernama pr)

cd


Fungsi : berpindah ke folder lain.
Contoh :
  • cd tugas (berpindah ke folder tugas, pastikan anda berada pada drive tempat folder tugas berada)
  • cd .. (berpindah ke folder sebelumnya)
Bagaimana jika ingin berpindah drive? ketikkan saja nama drive yang dituju.
Contoh :
  • D: (berpindah ke drive D)

dir


Fungsi : menampilkan isi pada suatu folder atau drive.
Perintah dir memiliki beberapa atribut, berikut penjelasanya.
  • /A : menampilkan semua file yang ada dalam folder, termasuk file tersembunyi, file system, read only file dsb.
  • /B : hanya menampilkan nama file saja.
  • /D : menampilkan file secara horisontal.
  • /L : menampilkan file secara lower case.
  • /N : urut sesuai nama (alfabet).
  • /E : urut sesuai extension (alfabet)
  • /S : urut sesuai ukuran file (dari yang terkecil)
Contoh :
  • dir /a (posisi berada dalam folder atau drive)

copy


Fungsi : menyalin file dari satu lokasi ke lokasi lain.
Contoh :
  • c:/tugas.doc f: (menyalin file tugas.doc yang berada pada drive C: ke drive F:)
  • c:/*.doc f: (menyalin semua file yang berekstensi .doc pada drive C: ke drive F:)

del


Fungsi : menghapus file.
Contoh:
  • Del d:/tugas.doc (menghapus file tugas.doc dalam drive D:)

rd


Fungsi : menghapus folder.
Contoh :
  • rd musik (menghapus folder bernama musik)

ren 


Fungsi : mengganti nama file.
Contoh :
  • ren tugas.doc kelompok.doc (mengganti nama file tugas.doc menjadi kelompok.doc)

type


Fungsi : menampilkan isi file berformat text (.txt) atau file lainnya yang didukung oleh dos.
Contoh:
  • type test.txt

edit


Fungsi : text editor khusus untuk dos.
Contoh :
  • edit

cls


Fungsi : membersihkan layar command prompt.
Contoh :
  • cls

ipconfig


Fungsi : melihat detail jaringan yang sedang digunakan, seperti ip address, mac address,dll.
Contoh:
  • ipconfig

ping


Fungsi : mengetahui status up/down pada komputer dalam suatu jaringan, biasanya sering digunakan untuk mengecek apakah komputer 1 terhubung dengan komputer 2 dst dan masih banyak fungsi yang lainnya.
  • ping 192.168.1.1 (alamat ip komputer yang dituju)
  • ping google.com

exit


Fungsi : untuk keluar dari command prompt.
Contoh:
  • exit

shutdown


Fungsi : untuk shutdown atau me-restart komputer.\
Contoh :
  • shutdown /s /t 0 (shutdown komputer)
  • shutdown /r /t 0 (restart komputer)'

Nah, itu adalah beberapa perintah dasar command prompt yang sering digunakan dalam penggunaanya. Mungkin ada yang ingin menambahkan?

Kamis, 02 Juni 2016

15 Perintah Dasar Linux yang Sering Digunakan Beserta Fungsinya

Terminal

Bagi seorang pengguna GNU/Linux, mempelajari perintah dasarnya mungkin menjadi hal yang wajib untuk dipelajari. Linux identik dengan basis text nya, meskipun sudah banyak distro Linux yang berbasis grafis/GUI tetap saja menggunakan text jauh lebih cepat dan efisien. Oleh karena itu, disini saya akan membahas beberapa perintah dasar linux yang sering digunakan berikut beserta fungsinya.

sudo


Fungsi : menjalankan perintah sebagai root atau superuser.
Contoh :
  • sudo su (untuk masuk sebagai root)
  • sudo nano /etc/network/interfaces (mengakses file interfaces yang berada di system/root)

ls


Fungsi : menampilkan isi dari direktori atau folder.
Contoh :
  • ls (posisi berada di dalam direktori)
  • ls /etc/network (melihat isi dari direktori network)

cd


Fungsi : berpindah ke direktori lain.
Contoh :
  • cd Documents (masuk ke direktori Documents)
  • cd /media/cdrom (untuk masuk ke direktori cdrom yang berada di dalam direktori media)
  • cd .. (untuk kembali ke direktori sebelumnya)

mkdir


Fungsi : membuat direktori baru.
Contoh :
  • mkdir nama_folder
  • mkdir /Documents/tugas 

rmdir


Fungsi : menghapus direktori.
Contoh :
  • rmdir nama_direktori
  • rmdir -rf nama_direktori atau rm -rf nama_direktori (menghapus direktori beserta isinya)

cp


Fungsi : menyalin file (copy)
Contoh :
  • cp coba.txt coba2.txt (menyalin file di direktori yang sama dengan nama berbeda)
  • cp /etc/log.txt /home/Documents (menyalin file log.txt ke dalam folder Documents)
  • cp -R (menyalin direktori beserta isinya) 

mv


Fungsi : untuk memindahkan file, dan bisa juga untuk mengubah nama file.
Contoh :
  • mv /etc/log.txt /home/Documents (memindahkan file log.txt ke dalam folder Documents)
  • mv /etc/log.txt /home/Documents/log2.txt (memindahkan dan mengubah nama file log.txt menjadi log2.txt ke dalam folder Documents)

rm


Fungsi : menghapus file.
Contoh :
  • rm nama_file

cat 


Fungsi : untuk menampilkan isi text.
Contoh :
  • cat pesan.txt

pwd


Fungsi : mengetahui posisi direktori saat ini.
Contoh :
  • pwd

clear


Fungsi : membersihkan layar terminal.
Contoh :
  • clear

man 


Fungsi : menampilkan halaman manual dari perintah-perintah linux.
Contoh :
  • man nama_perintah (kita bisa melihat seluruh perintah yang ada beserta fungsinya)
  • man ls (menampilkan halaman manual untuk perintah ls)

nano (text editor)


Fungsi : untuk mengedit file text atau lainnya yang mendukung.
Contoh :
  • nano test.txt
  • sudo nano /etc/network/interfaces (mengedit file interfaces, karena file interfaces berada di system/root maka tambahkan sudo di depan nya. Apabila sebelumnya sudah masuk sebagai root (#) maka tidak perlu ditambahkan)

reboot


Fungsi : untuk merestart komputer. (butuh akses root)
Contoh : reboot

halt


untuk mematikan komputer. (butuh akses root)
Contoh : halt

Nah, itu adalah beberapa perintah dasar linux yang sering digunakan beserta fungsinya. Semoga bermanfaat dan selamat belajar..

Rabu, 01 Juni 2016

3 Situs Layanan Perpendek URL Terbaik (URL Shortener)

Goo.gl URL Shortener

URL Shortener adalah sebuah website yang menyediakan layanan untuk memperpendek URL yang dirasa panjang atau sulit diingat dengan menggunakan system redirect. Anda atau para pembaca yang melihat pasti merasa tidak nyaman jika membagikan link dengan URL yang panjang seperti ini :

http://www.amazon.com/Kindle-Wireless-Reading-Display-Globally/dp/B003FSUDM4/ref=amb_link_353259562_2?pf_rd_m=ATVPDKIK X0DER&pf_rd_s=center-10&pf_rd_r=11EYKTN682A79T370AM3&pf_rd_t=201&pf_rd_p=1270985982&pf_rd_i=B002Y27P3M 

Dengan bantuan URL shortener anda bisa menyingkat URL tersebut. Selain itu, hasil URL yang telah disingkat ini dapat mencegah kecurigaan spam terhadap suatu web. Ada banyak situs yang menyediakan layanan URL shortener secara gratis. Berikut adalah beberapa layanan URL shortener terbaik menurut saya.

1. Goo.gl


Merupakan layanan pemendek URL yang telah disediakan oleh Google. Kita juga bisa memantau statistik URL yang telah kita singkat, untuk statistik yang lebih lengkap anda harus Sign in ke Google terlebih dahulu.

Contoh URL : goo.gl/WxGdz

2. Bit.ly


Merupakan layanan pemendek URL gratis yang disediakan oleh perusahaan Bitly, Inc. Saat artikel ini ditulis, Bitly telah memeperpendek 27 milyar link, dengan 600 juta link per bulannya. Bit.ly juga menyediakan layanan premium untuk fitur lebih bagi penggunanya.

Contoh URL : bit.ly/1P62N7s

3. Tinyurl.com


Anda pasti sudah tidak asing lagi dengan penyingkat URL ini, karena Tinyurl sudah ada sejak lama dan tetap memberikan fitur yang terbaik hingga saat ini. Kita juga bisa custom string URL sesuai dengan keinginan kita.

Contoh URL : tinyurl.com/749x6j5 atau tinyurl.com/irulwebid

Nah, itu adalah 3 situs layanan URL shortener terbaik menurut saya. Selain yang diatas, ada juga URL Shortener yang membayar penggunanya dengan menampilkan iklan sebelum masuk ke URL asli, seperti Adf.ly, Shorte.st, dan lain sebagainya.
http://bit.ly/1P62N7s
http://bit.ly/1P62N7s
http://bit.ly/1P62N7s
http://bit.ly/1P62N7s

Selasa, 31 Mei 2016

Perbedaan IP Public dan IP Private

IP Public merupakan alamat IP yang ditetapkan oleh InterNIC yang memiliki beberapa buah Network ID yang dijamin unik (tidak ada alamat IP yang sama) untuk tiap-tiap host atau perangkat yang terhubung dalam jaringan internet. Host yang menggunakan IP Public dapat diakses oleh seluruh user yang terhubung ke internet baik secara langsung maupun tidak langsung (proxy/NAT). Umumnya user internet memperoleh IP Public dari ISP (penyedia layanan akses internet).

Internet (IP Public)

Sebuah alamat IP Public bisa berupa static atau dynamic. Sebuah alamat IP Public static bersifat statis atau tidak dapat berubah, biasanya digunakan untuk hosting halaman web atau layanan di internet.

Sedangkan IP Public dynamic dipilih dari sebuah pool yang tersedia pada alamat dan perubahan masing-masing terjadi satu kali saat menghubungkan ke Internet. Sebagian besar pengguna internet hanya akan memiliki IP dinamis yang bertugas untuk tiap komputer. Saat jaringan terputus (disconnected) apabila terhubung kembali maka otomatis akan mendapat alamat IP Public baru.

Untuk mengetahui alamat IP Public perangkat anda, silahkan ketik IP Public pada kolom pencarian Google, lalu tekan Enter.

Baca juga : Cara Melihat IP Address Komputer Sendiri (Windows dan Linux)

IP Private adalah alamat IP yang biasanya digunakan dalam suatu jaringan yang tidak terhubung ke internet atau bisa juga terhubung ke internet tapi melalui NAT (Network Address Translation). Sebuah alamat IP dianggap pribadi jika nomor IP termasuk dalam salah satu rentang alamat IP untuk jaringan pribadi seperti LAN (Local Area Network).

Local Area Network (LAN)
Local Area Network

IP Private biasanya digunakan untuk penomoran komputer dalam jaringan pribadi seperti rumah, sekolah, kantor, atau hotel yang memungkinkan komputer dalam jaringan untuk berkomunikasi satu sama lain. Berbeda dengan IP Public, administrator jaringan bebas untuk menentukan alamat IP dari pilihannya sendiri sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan IANA (Internet Assigned Numbers Authority), yaitu dari kelas A, B, dan C.

Perangkat dengan alamat IP private tidak dapat terhubung langsung ke Internet. Demikian juga, komputer di luar jaringan lokal tidak dapat terhubung langsung ke perangkat dengan IP pribadi. Hal ini dimungkinkan untuk menghubungkan dua jaringan pribadi dengan bantuan router atau perangkat serupa yang mendukung Network Address Translation (NAT).

Senin, 30 Mei 2016

Cara Mengoptimalkan Kecepatan Download di IDM

IDM (Internet Download Manager) adalah sebuah software download manager yang membantu pengguna dalam mengunduh berbagai jenis file seperti musik, software, game, movie dan lain sebagainya. Selain itu IDM juga mampu mengunduh file menjadi lebih cepat dari biasanya. Oleh karena itu, IDM menjadi software download manager terbaik hingga saat ini.

Jika anda ingin kecepatan downloadnya semakin meningkat, anda bisa melakukan sedikit tweak dan optimasi agar proses download di IDM bisa berjalan lebih maksimal. Oke langsung saja ikuti langkah-lagnkah berikut ini.

Pertama : Mengganti Connection Type


1. Buka IDM, klik menu Downloads lalu pilih menu Option.
2. Pada Connection type/Speed, pilih High Speed.

Cara Optimalkan Kecepatan Download di IDM

Cara Optimalkan Kecepatan Download di IDM 2

3. Klik OK, untuk menyimpan.

Dengan begini proses download akan berjalan lebih cepat. Namun saat proses download berlangsung anda tidak dapat browsing dengan nyaman karena seluruh kuota kecepatan yang ada akan dialokasikan untuk proses download.

Kedua : Meningkatkan Max.conn Number


1. Buka IDM, klik menu Downloads lalu pilih menu Option.
2. Pada menu Connection, ganti Deafult max.conn. number menjadi 32.

Cara Mempercepat Download di IDM 3

3. Klik OK, untuk menyimpan.

Dengan memaksimalkan jumlah koneksi menjadi 32, maka kecepetan download akan menjadi lebih maksimal. Jika koneksi terputus saat proses download berlangsung, ganti jumlah koneksi menjadi 16.

Demikian tutorial singkat cara mempercepat download di IDM. Setelah melakukan settingan diatas sudah seberapa cepatkah koneksi anda? Semoga bermanfaat.

Sumber : WinPoin

Minggu, 29 Mei 2016

Cara Cepat Blok atau Seleksi Text pada Ms Word (Per Kata, Kalimat, Paragraf)

Cara Cepat Blok atau Seleksi Text pada Ms Word (Per Kata, Kalimat, Paragraf)

Ada beberapa cara dalam menyeleksi text pada ms word, umumnya yang paling sering adalah dengan menahan klik kiri lalu mengeser nya. Selain cara tersebut, ada banyak cara lain yang lebih cepat untuk menyeleksi text yang tentunya dapat mempercepat pekerjaan kita. Baiklah, langsung saja simak tips-tips berikut ini.

1. Menyeleksi Kata


Klik Kiri 2x (double click) pada kata yang ingin diseleksi.

2. Menyeleksi Kalimat


Tekan dan tahan tombol Ctrl lalu klik kiri pada kalimat yang akan diseleksi, di batasi dengan tanda titik di akhir kalimat.

3. Menyeleksi Baris


Arahkan kursor mouse ke margin sebelah kiri hingga berubah menjadi tanda panah (kanan) kemudian Klik kiri pada baris yang akan diseleksi.


4. Menyeleksi Paragraf


Ada dua cara dalam menyeleksi pargraf, yaitu :
  • Cara pertama : Klik Kiri 3x (triple-click) pada pargraf yang ingin diseleksi. 
  • Cara kedua : Arahkan kursor mouse ke margin sebelah kiri hingga berubah menjadi tanda panah (kanan) kemudian Klik Kiri 2x (double click) pada paragraf yang akan diseleksi.

5. Menyeleksi per Kalimat atau Kata


Klik dimana anda ingin mulai menyeleksi, kemudian tekan dan tahan tombol Shift lalu klik di akhir kata atau kalimat yang ingin anda seleksi. Anda tetap dapat menekan tombol Shift + Klik untuk memperluas atau mengurangi seleksi.

6. Menyeleksi Seluruh Dokumen


Ada dua cara cepat dalam menyeleksi seluruh text pada dokumen, yaitu :
  • Cara pertama : Tekan kombinasi tombol Ctrl+A pada keyboard.
  • Cara kedua : Arahkan kursor mouse ke margin sebelah kiri hingga berubah menjadi tanda panah (kanan) kemudian Klik Kiri 3x (triple click) untuk menyeleksi seluruh text atau dokumen.

Nah, itu adalah beberapa cara cepat dalam menyeleksi teks pada microsoft word, semoga bermanfaat. Sampai jumpa lagi...